LAPORAN DEBIAN



1. sebelum itu kita akan membuat file terlebih dahulu, setelah itu kita akan memberi nama pada debian kita lalu masukan file dengan cara klik other lalu klik new folder setelah itu untuk type kita menggunakan linux 








2. Setelah itu kita ke hard disk disini kita akan memilih opsi 2 atau crete a virtual hard disk now dan klik Create





3. Lalu kita akan memasuki hard disk file type diantara ketiga kita memilih opsi 1 yaitu VDI (VirtualBox disk image)




4. Lalu setelah memasuki hard disk file type kita akan memasuki Stroge on physical hard disk kita akan memilih Dynamical allocated dan enter

5.  Lalu disini kita akan memasukan file dan size virtual hard disk megabite untuk folder biarkan default dan untuk size megabites masukan sebesar 100GB


 6. setelah itu masuk ke setting  network 


7. di network kita masuk ke adapter 1 lalu untuk attached to pilih Host-only Adapter dan name nya kita pilih Virtualbox host only ethernet adapter



8. lalu klik Advance yang bertanda panah biru


9. di advanced untuk Adapter type kita pilih interPRO/1000 MT Desktop (82540EM) dan untuk promiscous mode dan mac Address biarkan default dan jangan lupa untuk memberi centang pada cable conneted


10. setelah semua sudah tersetting lalu klik start


11. untuk memulai instalasi disini kita akan memilih opsi 2 yaitu install



12. setelah itu kita akan masuk ke dalam bahasa untuk yang pertama ini pilih English



 13. dan selanjutnya kita akan location  untuk territory or area kita pilih other




14. selanjutnya karena kita berada di negara asia maka dari itu kita pilih yang asia



15. dan untuk negara bahasa kita pilih indonesia


16. dan selanjutnya kita akan diarah kedalam locale atau lokasi disini kita akan pilih united states




17.  Lalu untuk keymap kita pilih American english



18. Setelah itu untuk default router kita pilih NO


19. Setelah itu kita akan disuruh memasukan ip address sesuai kemauan kita jika sudah klik continue



 20. Untuk netmask kita biarkan default


21. dan untuk gateway kita biar kan default juga



 21. Untuk namesever address kita sesuaikan dengan apa yang ada di dalam jaringan internet kita caranya yaitu bisa di cek ke dalam Ethernet lalu klik bagian properti




 22. Lalu kita akan diarahkan ke hostname namakan hostname sesuai nama kalian atau kemauan kalian



 23. Setelah hostname kita akan diarahkan ke domain name untuk domain name biarkan kosong



24. Setelah dari domain name kita akan memasuki root password masukan password yang kalian mau ke dalam root password



25. Untuk verify password masukan ulang password yang tadi kalian buat



26. Setelah membuat root password kita akan memasukan nama untuk user baru kita



27. Lalu kita akan diarahkan untuk membuat password baru untuk user 



28. Masukan kembali password yang kalian buat



29. Setelah itu kita akan masuk ke area disini Karna kita berada di Indonesia maka dari itu kita pilih yang wastern



 30. Untuk partition Karna kit a akan membuat sendiri maka kita pilih opsi terakhir yaitu manual



31. Setelah mengklik manual disini kita pilih opsi 3


32.  Karna kita akan menambahkan pastisi baru makan kita klik yes untuk ya


 33. Disini kita akan memilih FREE SPACE

34. setelah itu klik crete new partition karna kita akan membuat partisi baru

 35. stelah itu masukan size partisi nya disini kita akan memasukan sebesar 50 GB

36.  untuk tipe nya kita memakai primary

37. dan setelah itu klik beginning untuk memulai nya

38. lalu jika sudah membuat partisi yang pertama kita klik done setting

 39. dan disini partisi primary yang tadi kita buat akan muncul, lalu untuk yang kedua kita klik free space

40. selanjutnya untuk partisi yang ketiga klik new partition untuk membuat partisi yang baru


41. lalu biarlkan default partisi yang tersisa

 45. dan untuk type pertisi yaitu logical

46. jika semua sudah tersettting klik beggining untukmenambahkan partisi

 47, untuk partisi yang ketiga klik lagi new partisi

48. untuk new partisi yang terakhir biarkan default

49. lalu untuk type partisi yang terakhir adalah primary

50. lalu klik done setting


51. lalu ubah partisi yang ketiga klik enter manualy



52. ketik /data pada mount point partisi ysng ketiga

53. jika semua partisi sudah terpasang tampilan akan seperti ini

54. lalu klik finish untuk menyelesaikan pembuatan partisi 

55. klik yes untuk setuju pada write changes to disk

56. untuk scan another cd or dvd klik no karna kita tidak perlu menscan dvd atau cd itu

57. kita tidak perlu melihat network mirror so kita pilih no untuk ini

58. untuk survey kita tidak perlu melakukan itu dan klik no untuk survey

59. untuk daftar software yang ingin kita insstal cukup pilih yang paling bawah yaitu standar system

60. untuk master boot record kita pilih yes untuk menyetujui nya

61. untuk device kita pilih yang hardisk

62. klik continue untuk memulai insstalation

63. untuk login debian yang sudah kita insstal tadi menggunakan username dan password

64. ketik ip a untuk melihat ip address yang sudah kita buat tadi jika terdapat seperti ini dan ip address yang kita buat sudah keluar

65. klik ctrl-c untuk memberhentikan ping yang kita lakukan 

66. setelah itu kita masuk ke putty dan memasukan ip address milik debian yang sudah kita buat tadi untuk memasuki putty lalu klik save dan download                              



67. lalu kita lakukan ping ip di putty jika berhasil configurasi yang telah kita buat berhasil.




















 













































































Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS 1 ASJ MEMBUAT BLOG

Konfigurasi RDP

Web server (IIS)