DHCP DAN IP STATIC

 KONFIGURASI DHCP DAN IP STATIC PADA WINDOWS SERVER

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) fungsi atau cara kerja protokol ini adalah memberikan atau meminjamkan IP terhadap host yang berada dalam satu jaringan secara otomatis.

IP STATIC adalah IP yang sifat nya bisa tetap dan tidak akan berubah secara otomatis atau manual oleh admin atau bisa disebut dengan administrator jaringan

Langkah langkah : 

1. Sebelum melakukan konfigurasi pastikan bahwa komputer atau laptop kalian mempunyai aplikasi virtual box jika belum kalian bisa mendownload nya terlebih dahulu di dalam Google atau crome punya kalian

2. Selain itu pastikan juga kalian sudah menginstall windows server 12, jika belum kalian bisa menginstal nya terlebih dahulu

3. Pastikan juga bahwa virtual box kalian mempunyai file ISO Debian dan file ISO Windows 12 jika belum kalian bisa mendownload nya terlebih dahulu

4. Masuk ke dalam virtual box dan nyalakan windows 12 yang sudah kalian install dengan klik icon start

5. Pertama kalian klik managed lalu pilih opsi pertama yaitu add rules and feature

6. Lalu jika sudah terbuka layar seperti ini selanjutnya untuk melanjutkan nya klik next

7. Dan untuk type installation kalian pilih opsi role-based or feature-based installation

8. Setelah itu kalian klik Select a server from the server poll lalu klik next

9. Lalu Karna kita akan mengkonfigurasi dhcp disini kita pilih yang Dhcp Server

 

10. Setelah itu akan muncul seperti dibawah ini, kalian pilih opsi add feature untuk menambahkan fitur

11. Disini kita akan menambahkan NET framework 3,5 feature, lalu klik next

12. Jika muncul seperti ini kalian tinggal klik next

13. Setelah itu untuk ini kita pilih install karna kita akan memulai install

14. Kalian tunggu sampai installasi selesai, jika sudah selesai kalian pilih opsi close

15. Setelah kalian close kalian klik icon atau tanda seru lalu kita pilih opsi pertama yaitu complete DHCP configuration

16. Selanjutnya untuk dhcp post install configuration wizard kalian langsung saja klik opsi commit

17. Setelah itu kalian klik tools pada server manager kemuadian pilih opsi DHCP

18. Selanjutnya jika tampilan seperti ini kalian pilih opsi win, ipv4 kemudian kalian klik kanan lalu pilih new scope

19. Jika tampilan sudah seperti dibawah ini berarti kalian sudah memulai instalasi kembali, disini tinggal kalian klik next

20. Selanjut nya masukan name dan descriptions nya sesuai dengan yang kalian inginkan dan yang kalian butuhkan, jika sudah kalian klik next

21. Selanjutnya kalian akan diperintahkan untuk memasukan IP, lenght dan subnet mask untuk ini kalian bisa memasukan nya sesuai network milik kalian

22. Disini kalian atur sesuai dengan kalian kalian bisa memasukan IP yang tidak boleh dipakai atau tidak diberikan oleh server, kalian bisa tidak memasukan apalun atau kalian kosongin jika sudah klik add kemuadian next

23. Lalu kalian atur waktu sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kalian

24. Disini kalian pilih opsi yes, I want to configure these options now, lalu jika sudah kalian klik next

25. Selanjutnya kalian masukan ip gateway nya sesuai dengan network kalian kemudian kalian pilih add lalu klik next

26. Masukan alamat domain kalian sesuai dengan yang kalian inginkan atau kalian butuhkan

27. Untuk opsi ini kalian bisa kosongkan saja, kalian bisa mengisi juga sesuai dengan kebutuhan kalian, lalu klik next

28. Selanjutnya disini kalian pilih opsi yes, I want to active the scope now jika sudah kalian klik next

29. Kemudian jika tampilan sudah seperti dibawah ini kalian klik finish

30. Dan dibawah ini adalah hasil dari konfigurasi yang tadi kita lakukan

31. Disini adalah tampilan di client di windows server jika sudah terhubung ke dalam server

32. Kalian jangan lupa untuk mensetting network windows client, windows server dan Debian nya diganti menjadi internal network

33. Setelah itu kalian masuk ke dalam Debian kalian kemudian kalian ketik perintah nano /etc/network/interfaces, Kemudian kalian ubah inet static menjadi inet Debian 

34. Kemudian kalian restart network nya dengan perintah /etc/init.d/networking restart dan kalian reboot

35.  Lalu kalian chek dengan perintah ifconfig disana akan tampil IP yang tadi kita pakai atau kita masukan

36. Lalu jika kalian mengecek di address leases server akan muncul seperti dibawah ini

37. Nah disini kita akan melanjutkan membuat IP STATIC di client tahap awal nya adalah kalian pergi ke dhcp sebelum nya kemudian kalian klik kanan pada reservation 

38. Kalian bisa mengisi reservation name dan IP address sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kalian, lalu kalian masukan Mac address Yang ada pada client windows kalian , lalu kalian ubah supported types menjadi DHCP kemudian Add

39. Jika sudah IP address yang di client akan terubah atau terganti

40 . Sama seperti windows client, tetapi untuk disini kalian menggunakan Mac address Linux cara melihat nya adalah menggunakan perintah ifconfig 

41. Jika sudah kalian reset kembali network nya lalu kalian reboot, kemudian kalian ketik perintah ifconfig kembali maka IP sudah terganti



Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS 1 ASJ MEMBUAT BLOG

Konfigurasi RDP

Web server (IIS)