Konfigurasi DNS

 KONFIGURASI

DNS


DNS adalah domain name system sistem yang menerjemahkan nama domain menjadi IP address agar bisa dipahami oleh komputer saat kita mengakses sebuah website menggunakan nama domain. Fungsi DNS yaitu seperti aplikasi kontak di smartphone yang menampilkan nama untuk setiap nomer telpon yang tersimpan, DNS mengubah kontak kontak nomer menjadi nama domain agar bisa dipahami komputer agar bisa menampilkan website yang kalian buka.


Alat dan Bahan yang diperlukan :

1. Windows server 2012

2. Virtual box


Langkah konfigurasi :

1. Sebelum itu pastikan virtual box kalian mempunyai Windows server 2012 jika belum kalian bisa meng-install nya terlebih dahulu

2. Tahap kedua adalah kalian ke internal network setting lalu ubah adapter menjadi internal network


3. Selanjutnya adalah kalian jalan kan Windows kalian dengan klik icon start, setelah itu kalian masukan ip yang kalian butuhkan ke dalam internet Windows server 2012 milik kalian


4. Selanjutnya kalian masuk ke dalam server manager lalu klik opsi add roles and feature


5. Untuk bagian before you begin, kalian klik next untuk melanjutkan nya


6. Lalu untuk select installation type kalian pilih opsi pertama yaitu role based or feature, kemudian klik next

7.  Lalu kalian atur destination server kemudian kalian klik next


8. Kemudian untuk add roles and feature kalian pilih opsi DNS server karena kita akan melakukan konfigurasi DNS


9. Dalam opsi ini kalian beri tanda centang pada included Management tools kemudian klik add feature


10. Setelah itu jika sudah tercentang kalian klik next saja.


11. Kemudian pada bagian features kalian klik next saja untuk melanjutkan nya


12. Lalu kalian tunggu instalasi sampai selesai, jika sudah selesai kalian bisa klik close untuk menutup nya


13. Setelah itu kalian kembali kedalam dashboard kemudian kalian masuk ke dalam tools setelah itu klik DNS


14. Selanjutnya kalian klik kanan pada forward lockup zone kemudian kalian klik new zone untuk membuat zona baru


15. Jika ada pop up seperti ini kalian next saja


16. Untuk zone type kalian pilih primary zone kemudian kalian klik next


17. Selanjutnya kalian isi zone name sesuai dengan keinginan atau kebutuhan kalian, jika sudah klik next


18. Pada zone file itu akan otomatis terisi sendiri, jadi kalian bisa langsung klik next saja


19. Didalam dynamic update kita pilih opsi Do not allow dynamic update, kemudian kalian klik next 


20. Jika instalasi sudah selesai, kalian bisa klik finish


21. Kemudian kalian buat reverse lockup zone kemudian klik kanan lalu pilih new zone


22. Selanjutnya adalah kalian tambahkan DNS zone, klik kanan pada DNS yang kalian buat sebelumnya


23. Pada bagian wizard zone ini kalian bisa langsung klik next


24. Seperti sebelumnya pada zone type kita pilih yang primary zone kemudian klik next


25. Kemudian untuk reverse lockup zone name kita pilih opsi pertama yaitu IPv4 reverse lockup zone, kemudian klik next 


26. Disini kalian bisa memasukan network id sesuai dengan yang kalian inginkan atau kalian butuhkan, disini saya menggunakan IP address yang ada dalam Windows server saya


27. Pada zone file kita bisa langsung klik next saja


28. Seperti sebelum nya untuk dynamic update kita pilih opsi Do not allow kemudian klik finish


29. Lalu kalian buat new PTR kemudian masukan IP kalian, lalu kalian pilih browser untuk memasukan hostname yang sudah kita buat sebelumnya, kemudian klik next


30. Untuk verifikasi kalian bisa melakukan

  • nslookup ip kalian
  • nslookup domain name milik kalian
  • Dan PING domain kalian


KONFIGURASI SELESAI


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS 1 ASJ MEMBUAT BLOG

Konfigurasi RDP

Web server (IIS)