Monitoring jaringan menggunakan cacti

 MONITORING JARINGAN 

MENGGUNAKAN CACTI

Monitoring adalah sistem yang berfungsi untuk memantau aktivitas pada perangkat jaringan. Monitoring diggunakan untuk mengetahui perangkat jaringan mana yang mati dan hidup. dengan melakukan monitoring diharapkan jika terjadi permasalahan pada jaringan dapat cepat dan mudah oleh administrator.

Fungsi : Sistem monitoring memiliki fungsi untuk memantau, mengawasi serta mengontrol suatu perangkat jaringan selain itu jika memiliki masalah pada jaringan yaitu jika jaringan tidak stabil atau terputus

Monitoring juga berfungsi untuk mendektesi kelemanahan sistem IT dengan demikian masalah kemamanan tersebut dapat ditanganin dengan cepat sebelum terjadi kebobolan informasi yang dilakukan oleh oknum nakal. 

Macam - Macam Jaringan :

1. Connection Monitoring =>> Teknik monitoringan jaringan dimana teknik ini melakukan monitoring dengan cara uji coba koneksi seperti tes ping antara monitoring stasion dan device target dengan tujuan jika koneksi terputus dapa segera di perbaiki

2. Traffic Monitoring =>> Teknik monitoring jaringan yang mana teknik ini menggunakan paket aktual dan kemudian menghasilkan laporan berdasarkan traffic tersebut

TOPOLOGY


KONFIGURASI

1. Tahap pertama adalah menupdate paket yang ada di dalam perangkat kalian, paket yang kalian butuhkan dalam mengkonfigurasi monitoring adalah bind9,apache2,php,cacti dan snmp serta domain. perintah pertama yang akan kita lakukan adalah apt update


2. Sebelumnya disini saya sudah mempunyai satu domain yang akan saya gunnakan dalam konfigurasi kali ini, Jika kalian berminat untuk membeli bisa beli di web browser cloudhost, jika ingin membuat domain bisa melakukan konfigurasi DNS terlebih dahulu


3. Tahap selanjutnya adalah menginstall cacti, dalam konfigurasi kali ini paket yang kita butuhkan adalah cacti maka dari itu kita perlu mengintall cacti dengan perintah apt install cacti


4. Setelah installasi sudah selesai akan masuk dalam perintah berikut untuk memilih web server yang akan kita gunakan dalam konfigurasi ini yaitu apache


5. Untuk database cacti dengan dbconfig-common, klik opsi yes untuk menyetujuinya


6. Selanjutnya kita akan diminta untuk memasukan password untuk cacti milik kita, yang nanti akan diggunakan sebagai database user di mysql, masukan pasword sesuai dengan keinginan kalian


7. Lakukan verfikasi dengan memasukan password yang tadi kalian buat kembali


8. Setelah selesai menyetting kalian pastikan terlebih dahulu bahwa domain kalian sudah terhubung di dalam server dengan cara verifikasi melalui ping domain


9. Selanjutnya kita install paket dnsutils, paket ini berguna untuk mengatasi jika domain mengalami kesalahan dengan perintah apt install dnsutils


10. Jika installasi sudah selesai kita akan melakukan pengecekan domain dengan perintah dig cacti.wilnafirda.my.id. di dalam ANSWER SECTION sudah terdapat nama domain milik kita beserta dengan IP yang terhubung dengan domain tersebut


11. Selain itu kita akan melakukan pengecekan atau verifikasi dengan perintah nslookup, nslookup adalah perintah untuk melakukan memetakan pada domain menjadi alamt ip atau sebalik nya >> Lalukan perintah nslookup cacti.wilnafirda.my.id dan dapat dipastikan nama domain sudah terhubung dalam server serta alamat IP nya


12. Selanjutnya kita akan mengintall paket apache yang berguna untuk menghubungkan antara user dan web server >> masukan perintah apt install apache2 tunggu sampai installasi selesai


13. Lalu jika installasi apache telah berhasil, lakukan pengeditan dalam file apache dengan perintah nano /etc/apache2/apache2.conf >> Lalu tambahkan localhost dalam file tersebut


14. Selanjutnya pindah ke directori apache2 dengan perintah cd /etc/apache2/sites-available >> lalu klik ls untuk melihat isi file tersebut >> selanjutnya karna file cacti belum ada kita copy terlebih dahulu agar masuk ke dalam directori tersebut dengan perintah cp 000-default.conf cacti.conf >> Lalu ls dan dapat dilihat bahwa file cacti yang kita copy sudah masuk


15. Lalu masih di dalam directori /etc/apache2/sites-available kalian edit file cacti di dengan perintah nano cacti.conf  >> lalu edit ServerName dengan nama domain yang kalian miliki seperti ServerName cacti.wilnafirda.my.id >> Lalu ubah DocumentRoot menjadi /usr/share/cacti/site >> lalu klik CTRL-X untuk menyimpan


16. Selanjutnya active kan file cacti dengan menggunakan perintah a2ensite cacti.conf jika status active artinya cacti telah berhasil di aktifikan


17. Setelah itu reload kembali file apache dengan perintah systemctl reload apache2


18. Langkah selanjutnya adalah merestart directori mysql dengan perintah /etc/init.d/mysql restart lalu enter


19. Setelah itu install snmp snmpd dengan perintah apt install snmp snmpd, SNMP atau singkatan dari Simple Network Management Protocol yaitu sebagai standar untuk melakukan pengaturan jaringan dan mekanisme dalam bertukar informasi


20. Selanjutnya kita pindah ke dalam direcorti file snmp dengan perintah cd /etc/snmp lalu ketik ls untuk melihat isi directori terseburt dan dapat dilihat tidak ada apa apa dalam file tersebut maka kita copy file snmp serta kita backup di dalam direcori tersebut dengan perintah cd snmp.conf snmpd.conf.backup lalu ls dan copy an kita berhasil dimasukan



21. Selanjutnya masuk ke dalam file nano dengan perintah nano snmpd.conf lalu ubah ip address menjadi ip address vps milik kalian


22. Masih di dalam nano kalian ubah rocommunity menjadi ip milik kalian dan rocommunity6 ubah menjadi nama kalian atau sesuai dengan yang kalian inginkan


23. untuk Location kalian sesuaikan dengan alamat yang kalian punya, dan untuk admin kita ubah menjadi nama domain milik kita



24. Selanjutnya restart ulang snmpd milik kalian dengan perintah /etc/init.d/snmpd restart >> Lalu verifikasi file snmp milik kalian melalui nama domain dan ip dengan perintah snmpwalk -v 1 -c wilna 203.175.11.205 lalu enter dan dapat dilihat yang tadi sudah kalian setting



25. Lalu verifikasi pada client dengan mengarahkan DNS ke server melalui Chrome atau aplikasi browser lain nya >> Search ip address dalam pencariaan seperti 203.175.11.205 >> lalu login menggunakan user dan sandi yang kalian masukan dalam konfigurasi apache2 lalu klik login/gabung



26. Setelah sudah masuk ke dalam user milik kalian klik Create Device untuk mulai melakukan monitoring pada server

27. Lalu klik icon add yang ada di pojok atas untuk menambahkan device baru


28. Lalu kita akan mengisi data monitoring, dalam bagian Descrition diisi dengan nama server wilnafirda atau sesuaikan dengan yang kalian inginkan >> Untuk opsi hostname masukan ip addresss milik kalian >> untuk device Template pilih opsi Local Linux Machice >> dan untuk SNMP Version memakai version 1 >> untuk Community String nya masukan nama server milik kalian >> dan yang terakhir adalah Downed Device Detection pilih opsi SNMP Uptime >> lalu klik create



29. Jika device sudah berhasil ditambahkan maka akan muncul seperti tampilan dibawah ini, tampilan tersebut menyatakan bahwa device berhasil ditambahkan  >> Jika sudah klik create graphs for this


30. Pada opsi graph templates dan data query klik centang lalu klik create


31. Pada bagian ini kita akan kembali mengsetting New Graphs dengan klik opsi Edit this device >> Lalu pada Add Data Query pilih opsi SNMP - Interface Statistics >> Klik Add static yang dikumpulkan oleh SNMP manager yang membuktikan bahwa dirinya sebagai alat yang tak ternilai dalam mengukur jaringam. informasi yang diberikan membantu untuk melakukan mengindetifikasi keterbatasan sumber daya dan secara efektif memonitor lalu lintas serta beban pemprosesan >> Sebelum iyu pada file nano snmpd.conf edit dengan menghapus 1 pada view systemonly 1.3.6.1.2.1 menjadi view systemonly 1.3.6.1.2.1



32. Selanjutnya klik tab Graph, kemudian kalian tunggu sampai grafik dalam server wilnafirda muncul, dibutuhkan waktu lama agar grafik muncul, jika grafik sudah muncul berarti server mulai melakukan monitoring dan konfigurasi yang kalian lakukan sudah selesai.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS 1 ASJ MEMBUAT BLOG

Konfigurasi RDP

Web server (IIS)